Saat ini rindu, tapi hati masih terasa..
Hati tidak keruan, tidak tahu arah tujuan..
Semalaman tidak dapat menahan sebak..Cerita yang di tonton tidak dapat mengubat luka di hati..
Gugur jua air mata sepanjang perjalanan pulang, sebak benar entah mengapa..
Pengalaman pilu yang menyeksa pemikiran..
Hanya air mata peneman diri, tapi sampai bila..sampai bila harus begini..
Sedangkan dia tidak pernah peduli...
Sengsara yang menimpa diri, ku terima dengan tabah..Dugaan demi dugaan ini walaupun berat tapi ku tempuhi jua...
Namun masih ada rasa rindu terselit di kalbu..Walaupun diri sebenarnya masih terasa, tak mampu di kenang ketajaman kata-katanya menghiris setiap inci perasaan ini..
Perlukah, wajarkah untuk terus berharap pada sesuatu yang tidak pasti?
Tidak cukupkan sengsara yang di lalui sekarang? Tidak cukupkah airmata yang kau tangiskan untuk dirinya? Tidak cukupkah lagi pemahaman yang kau taburkan..Tidak, jawapannya tetap tidak..
Mungkin kini dia berbahagia bersama insan lain..Mungkin itu yang terbaik untuk dirinya..Mungkin..
Telah buntu ku fikirkan di mana kesilapan, hinggakan kita tak dapat bersama seterusnya..
Kita berdua mencuba, mencari kenyataan cinta..
Sampai kini masih aku tak mengerti, mengapa sayang tak merindu..
Biarkan lah ia begitu, mencari arah yang baru...
Pada takdir yang sudah di tentu..
Di sini aku biar ia berlalu..
No comments:
Post a Comment